Tulisan Quran di Bayi Dibuat dari Lada
Dengan campuran lada dan garam, kulit sensitif akan memerah.
Rabu, 21 Oktober 2009, 11:39 WIB
Edy Haryadi
Kulit bayi Ali Yakubov berlafal Al Qur'an (The Sun)

VIVAnews - Tulisan Al Quran pada kulit bayi Rusia, Ali Yakubov, tidak dipercaya dokter sebagai keajaiban relijius. Tetapi kemungkinan dibuat dari campuran lada dan garam.

Salah satu yang meragukan fenomena itu adalah Ludmila Luss, seorang dokter lokal. Ia percaya tulisan Al Quran di kulit bayi itu dilakukan oleh kedua orang tua bayi tersebut.

“Kemungkinan orang tua bayi itu  membuat iritasi kulit pada bayi itu dengan lada dan garam. Hal itu memicu pembengkakan kulit dan menimbulkan jejak merah berupa huruf Arab,” ujar Ludmila seperti dikutip harian Pravda.

Kulit semakin cepat merah jika bayi itu mengidap penyakit kulit sensitif. Penyakit ini hinggap di sekitar lima persen rakyat Rusia. Penyakit ini disebut urticarial dermographism.

“Beberapa orang mengalami kulit sensitif. Jika kamu menulis dengan tongkat kecil, sebagai contoh, tulisan itu akan segara muncul di permukaan kulit,” kata Ludmila.

Sementara, ulama di Kaukasus Utara percaya tulisan Quran di kulit itu merupakan keajaiban bayi itu.

Seperti diberitakan, seorang bayi di Dagestan, Rusia, baru-baru ini membuat tim dokter yang menanganinya kebingungan. Ali Yakubov, bayi berusia sembilan bulan itu memiliki keanehan pada sekujur kulitnya. Keanehan itu berupa tulisan Arab seperti ayat suci Al Qur'an berwarna merah di permukaan kulit.

Pada satu lengan bayi tertulis “Allah maha pencipta.”

• VIVAnews
 
komentar
Sandy
21/10/2009
Dikit-dikit Mistik, kapan majunya Negara ini ? Itu sih namanya si bayi kena penyakit Dermatographic urticaria Sehingga kulitnya gampang ditulisin dengan benda tumpul tanpa merusak jaringan kulit. Ini sumbernya http://en.wikipedia.org/wiki/Dermatographic_urticaria
SANI
21/10/2009
Bagi kita yang muslim banyak sekali hal2 yang menunjukkan kekuasaan Alloh SWT.
ikhoLoovy
21/10/2009
Subhanallah.. kadang2 kenyataan yang terjadi di dunia memang sulit diterima oleh logika manusia... yah kun fayakun ajalah... kalo sudah kehendakNya... yang mau bilang itu penyakit atau hanya buatan tangan sang orang tua... gak bisa berbuat apa2... tapi Alhamdulillah, saya menganggap ini bukanlah suatu MISTIK belaka. justru semakin membuat saya percaya akan keberadanNya... jika benar itu adalah perbuatan orang tua sungguh dan kurang kerjaan perbuatan mereka...
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.