VIVAnews - Maskapai penerbangan murah Ryanair tengah menggagas terobosan gila: membuka layanan "karcis berdiri." Dengan membeli karcis itu, penumpang harus tetap berdiri selama penerbangan berlangsung kendati harga yang dibayar bisa 50 persen lebih murah dari tiket biasa.
Namun, penyediaan kabin khusus untuk penumpang berdiri itu hanya akan berlaku pada penerbangan jarak pendek. "Layanan ini hanya berlaku pada penerbangan komuter, yang memakan waktu di bawah satu jam atau sekitar 30 menit, kata juru bicara Ryanair, Stephen McNamara, seperti dikutip di laman CNBC.com, Senin 6 Juli 2009.
"Nggak mungkin penumpang harus berdiri dari penerbangan Irlandia menuju Afrika," lanjut McNamara.
Selain itu, menurut McNamara, bakal disediakan sandaran khusus bagi penumpang berdiri. Sandaran itu juga dilengkapi dengan sabuk pengaman yang harus dipakai penumpang jelas pesawat lepas landas atau ketika akan mendarat.
Usulan tiket berdiri itu masih harus menunggu persetujuan otoritas keselamatan penerbangan. Bila disetujui, Ryanair rela mempreteli 4 atau 5 deret kursi di sejumlah pesawatnya untuk menjadi ruangan khusus bagi para penumpang berdiri.
Kepala Eksekutif Korporat Ryanair, Michael O'Leary, telah melakukan pendekatan kepada Boeing untuk mendesain kabin khusus penumpang beridiri pada pesawat baru.
Menurut laman New York Daily News, maskapai penerbangan asal Irlandia itu optimistis bahwa kabin khusus penumpang berdiri itu bisa menambah jumlah penumpang sebesar 30 persen dari kapasitas biasa.
• VIVAnews