Moussavi mengatakan bahwa hasil pemilihan yang diumumkan tidak dapat dipercaya.
Ita Lismawati F. Malau, Mohammad Adam
|
|
Mahmoud Ahmadinejad (AP Photo/Vahid Salemi) |
|
VIVAnews - Masyarakat pemilih skeptis Iran memprotes kemenangan presiden Ahmadinejad dalam pemilihan umum yang berlangsung kemarin. Kubu pendukung calon presiden kalah, Hussein Moessavi melakukan aksi demo di jalan-jalan Teheran.
Pemerintah Iran resmi menyatakan bahwa Ahmadinejad terpilih sebagai presiden lagi karena menang pada pemilihan presiden dengan mendapat 62,63 persen suara, mengalahkan Hussein Moussavi yang mendapat 33,75 persen suara.
Tetapi nampaknya kubu Moussavi tak menerima kekalahan tersebut. Seperti diberitakan dalam laman CNN.com, hari ini, Moussavi dan para pendukungnya melakukan protes dengan aksi di jalan-jalan kota Teheran.
Moussavi mengatakan bahwa hasil pemilihan yang diumumkan tidak dapat dipercaya. "Masyarakat yang telah berdiri dalam barisan panjang dan tahu dengan baik untuk siapa pilihannya ditujukan sangat terkejut atas 'sulapan' yang dilakukan televisi dan radio," kata Mousavvi.
Namun Ahmadinejad menyatakan bahwa hasil tersebut murni atas keinginan mayoritas masyarakat. "Pemilihan umum merupakan konsensus atas keputusan seluruh masyarakat dan kristalisasi atas permintaan dan keinginan mereka," kata Ahmadinejad. Ia menambahkan pemilu itu merupakan langkah menuju demokrasi dan kemajuan.
"Pemilihan di Iran seluruhnya berdasar popularitas orang dengan pandangan terhadap masa depan, yang bermaksud membangung masa depan," ujar Ahmadinejad.
• VIVAnews