Israel Rampas Air Bersih Palestina
180 hingga 200 ribu warga Palestina di Tepi Barat tidak punya akses ke air yang mengalir.
Selasa, 27 Oktober 2009, 19:35 WIB
Muhammad Firman, Harriska Farida Adiati
   

VIVAnews - Israel menghalangi akses warga Palestina ke sumber-sumber air bersih. Namun demikian, Israel membuka akses sebesar-besarnya ke tempat-tempat pendudukan mereka di Tepi Barat.

Keterangan itu dilansir Amnesti Internasional pada laporan yang dirilis Selasa, 27 Oktober 2009.

“Kolam renang, halaman rumput dengan air segar dan lahan pertanian luas dengan irigasi ada di tempat-tempat yang diduduki Israel. Itu sangat kontras dengan desa-desa di Palestina yang warganya harus berjuang bahkan hanya untuk memenuhi keperluan domestik air mereka,” kata Amnesti Internasional seperti dikutip dari laman stasiun televisi Al Jazeera.

Amnesti Internasional mengatakan, antara 180.000 hingga 200.000 warga Palestina di komunitas pedesaan Tepi Barat tidak memiliki akses ke air yang mengalir, padahal pipa-pipa air di tempat itu mengering.

“Israel mengizinkan warga Palestina untuk mengakses hanya sebagian kecil sumber-sumber air komunal yang sebagian besar terletak di daerah yang diduduki Israel di Tepi Barat,” kata Donatella Rovera, peneliti di Amnesti Internasional.

Dalam laporan berjudul ‘Troubled waters - Palestinians denied fair access to water’ terungkap bahwa konsumsi harian air oleh Israel per kapita empat kali lebih tinggi dibanding 70 liter per orang yang dikonsumsi di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Israel mengontrol sebagian besar suplai di Tepi Barat, memompa air dari Mountain Aquifer yang menghubungkan Israel dengan wilayah terkait. Amnesti mengatakan, Israel menggunakan lebih dari 80 persen air dari sumber air tersebut. Kemudian saat Israel memiliki sumber air lain, sumber mata air itu menjadi satu-satunya sumber air di Tepi Barat.

Di Jalur Gaza, beberapa perbaikan dilakukan untuk meningkatkan sanitasi sebelum blokade Israel diberlakukan pada 2007. Namun proyek tersebut terhenti karena Israel mencegah bahan-bahan untuk perbaikan didatangkan ke Jalur Gaza. Situasi semakin buruk dengan serangan Israel ke jalur Gaza awal tahun ini yang menghancurkan sumber air, sumur, jaringan dan stasiun pompa air.

• VIVAnews
 
komentar
hartono
27/10/2009
masya alloh . kasihan saudaraku di Palestina .sekarang manusia bnyak yg melupakan nasibmu . semga Alloh menolng kita dari sikap syethannya Yahudi la'natullohi alaihim. Wahai bangsa Indonesia . doakan semua bangsa yang terdzolimi
hartono
27/10/2009
masya alloh . kasihan saudaraku di Palestina .sekarang manusia bnyak yg melupakan nasibmu . semga Alloh menolng kita dari sikap syethannya Yahudi la'natullohi alaihim. Wahai bangsa Indonesia . doakan semua bangsa yang terdzolimi
edi
27/10/2009
kemana liga arab koq malah sembunyi kyk siput ....seharusnya ada respon dari timur tengah sendir,knpa cuma traliban ,dan al - qaida yg perjuangkan hidup saudra2 kita .hu.sunguuh akhir zaman.ye Allah tunjukkan kebesaranmu Ye Allah di kota suci ,mnusia pemimpin negara2 cuma mentingin diri sendir ,semoga azab Allah menimpa israel,solawat dn salam sampikan junjungan besar nabi muhammad saw.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.